Kue kering
adalah istilah yang sering digunakan untuk kue yang bertekstur keras tetapi
renyah yang memiliki kadar air yang sangat rendah karena dibuat dengan cara di
oven. Kue kering memiliki daya tahan yang cukup lama, Bahan yang umum digunakan
utuk pembuatan kue kering diantaranya tepung beras, tepung ketan, terigu
ataupun sagu, Kue kering yang dioven biasanya di sebut cookies.
Kue kering
adalah makanan ringan yang bukan makanan utama. Secara harafiah kue seringkali
diartikan sebagai makanan ringan yang dibuat dari tepung. Baik tepung beras
maupun terigu.
a. Awal Mula Terciptanya Kue Kering
Kue kering (Cookies) pertama tercipta karena ketidak sengajaan. Ketika itu seorang pembuat kue ingin membuat kue ulang tahun dalam ukuran besar. Sebelum memanggangnya di oven, ia mencoba kuenya terlebih dahulu dengan mengambil sedikit adonan kue tersebut untuk mengecek suhu oven itu. Adonan kecil ini ternyata menjadi kering dan rasanya pun tak kalah enak dengan kue yang sudah biasa ia buat. Dan tanpa diduga, kue kecilnya bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama.
b. Fakta Sejarah Kue Kering
Sejarah kue kering bermula dari biskuit. Asal katanya dari bis coctus dalam bahasa latin berarti dipanggang dua kali. Proses pemanggangan dua kali itu untuk mendapatkan tingkat kekeringan tertentu. Biskuit disukai karena bisa bertahan dalam waktu yang lama dan mudah dibawa kemana-mana. Orang Belanda kemudian membuat biskuit yang hanya dipanggang sekali. Rasanya manis dan lebih empuk.
Mereka memberi nama koekje (kue kecil). Koekje dibawa imigran Belanda ke Amerika pada awal abad ke-17. Di sana, koekje disebut cookie. Anda kemudian mengenal cookie dengan kue kering. Pun demikian, hingga saat ini masih ada perdebatan tentang perbedaan biskuit dan cookie. Ada yang menyimpulkan, biskuit Inggris adalah cookie di Amerika, dan biskuit Amerika adalah scone di Inggris.
c. Kandungan Gizi Kue Kering
Kue kering memiliki kandungan gizi yang melimpah. Seperti yang kita tahu bahwa kue kering ini berbahan utama dari tepung terigu yang mengandung kadar karbohidrat yang dapat membuat kenyang dan dapat memberikan energi bagi tubuh kita, selain itu kandungan kuning telur di dalamnya pun mengandung protein yang sangat bagus apalagi dikonsumsi oleh anak yang dalam masa pertumbuhan serta kandungan mentega atau margarinnya mampu memberikan energi lebih bagi tubuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar